A. Latar Belakang

  1. Melakukan penelitian adalah salah satu kewajiban yang harus diselesaikan oleh mahasiswa selama menempuh program pendidikan akademik, namun mahasiswa banyak mengalami kesulitan ketika menentukan masalah yang akan diteliti, serta hambatan dalam metodologi, sehingga perlu memperluas wawasan pemikiran dengan mengenali tema-tema yang diteliti.
  2. Pengenalan tema penelitian dilakukan dengan pengamatan dan analisis terhadap dimensi dimana fenomena pendidikan sejarah terdapat di dalamnya.

B. Penelusuran Tema-tema Penelitian

Tema penelitian dapat di identifikasi dari beberapa sudut pandang:

  1. Tempat berlangsungnya pendidikan: Pendidikan sejarah di sekolah, di kampus, di masyarakat,
  2. Tingkat Satuan Pendidikan: Pendidikan Sejarah di TK, SD, SMP, SMA, SMK, PT.
  3. Status peserta didik: Pendidikan sejarah bagi mahasiswa, masyarakat dalam berbagai status dari latar belakang,
  4.  Sumber belajar/ Informasi: Belajar dari catatan fakta atau konsep sejarah, peninggalan sejarah, buku, gambar, dsb.
  5.  Proses berlangsungnya pendidikan: Pendidikan sejarah berlangsung dalam bentuk PBM misalnya membaca dan mengapresiasi buku sejarah.
  6.  Faktor dalam system pembelajaran: Tujuan Pendidikan(domain kognitif, apektif, psikomotorik), proses belajar mengajar, kualitas dan karateristik murid. Kualitas guru dan karakteristik fisik.
  1. Tema lain misalnya sarana dan prasarana: kurikulum, materi belajar, tempat, fasilitas, media, dsb. Metode: teknik-teknik interaksi dalam PBM. Lingkungan : Fisik, sosial, budaya, dsb.

Berdasarkan berbagai sudut pandang tersebut secara terpisah atau kombinasi dapat dipilih tema-tema tersebut, dengan menggunakan cara mengajukan berbagai macam kata tanya, untuk mendapatkan masalah penelitian.. Misalnya: Apa, Bagaimana, mengapa, untuk apa, seperti apa, di mana, kapan, adakah, seberapa banyak, seberapa besar, seberapa panjang, seberapa jauh, seberapa lama, seberapa erat, dsb. Masalah penelitian juga dapat diekplorasi dari sudut pandang : pendekatan penelitian, metode penelitian, teknik pengumpulan data, teknik analisis data.

C. Beberapa Contoh Tema dan Masalah Penelitian Berdasarkan Rencana Tesis:

  1. Berdasarkan teori-teori pendidikan:penelitian mengenai masalah sejauh mana masyarakat mengapresiasikan nama jalan pahlawan tersebut sehingga diketahui sikap masyarakat tersebut, dapat menggunakan teori-teori pendidikan.dengan pendekatan  kualitatif
  2. Nilai peninggalan sejarah dapat diteliti pada masyarakat yang dekat  dan yang jauh dari lokasi. Dari nilai dan bentuk mempunyai makna tertentu, apakah diapresiasi masyarakat sekitarnya.
  3. Peristiwa sejarah kontemporer pasca G 30 S, perlu pertimbangan sejauh mana dapat di akses data dari  pihak-pihak terteliti.
  4. Penelitian  analisis buku teks sejarah, seharusnya bagian dari tema payung yang bermanfaat untuk mengangkat topik-topik  tesis.
  5. Tanggapan: Pengaruh KTSP terhadap nasionalisme bisa dengan penelitian eksperimen, nilai sangat sederhana, seharusnya pembandingkan dengan hal
  6. Satu desain yang dikembangkan. Pengaruh yang sedang berlangsung dengan hasil pemikiran. Variabelnya jangan sesederhana, bisa dipilih dari variable dari karakteristik siswanya.
  7. Penelitian tidak selalu harus treatment bisa korelasional, berdasarkan konsep-konsep variable misalnya nasionalisme yang kemudian dijabarkan dalam indicator-indikator menjadi instrument . memakai key squqre atau c kuadrat  yang dipergunakan penelitian tanpa treatment
  8. Yang membedakan sejarah murni membicarakan fakta sejarah, orang pendidikan membicarakan nilai-nilai di balik fakta tersebut., hikmah dibalik kerajaan bagaimana, bisa mengapresiasi nilai-nilai tersebut. Bisa kuantitatif tergantung pertanyaan : seberapa banyak orang yang mempelajari, seberapa banyak pengetahuan yang dimiliki masyarakat.
  9. Sesuai dengan disiplin ilmu, kalau kebudayaan masuk disiplin budaya, sejarah, atau pendidikan sejarah, jadi tidak akan terjadi perbenturan.
  10. Prof Sugianto: sulit tidaknya relative, plus minusnya juga relatrif. Saran mana yang harus ditekuni apakah di sekolah atau di masyarakat sehingga masalah plus minus akan tereliminasi.
  11. Pabrik gula tersebut memiliki nilai-nilai sejarah atau pendidikan sejarah, apa yang mau dilihat dari pabrik gula tasik madu. Kontribusi ada nilai-nilai sejarah atau tidak. Masalah sponsor hanya diberikan bila mengangkat nama pabrik, berpengaruh terhadap penjualan dll. Secara teori sponsor akan memberikan dana bila ada proposal.
  12. Tergantung atau relative masalah gampang tidaknya suatu masalah. Tesis yang dibuat harus berpedoman pada aturan. Tidak usah merasa terbebani.
  13. Ada pendekatan eklektif, ada perpaduan kualitatif dan kuantitatif. Ahli-ahli metodologi memungkinkan, Cuma kesulitannya kita menjawab rumusan masalah apakah menggunakan filsafat kualitatif atau kuantitatif. Jadi untuk menghindari kesulitan tersebut dipilih salah satunya.

Penelitian  Kualitatif

A. Latar Belakang

Kerangka Pemikiran Konseptual Bidang Kajian Pendidikan Sejarah

  1. Pendidikan sejarah merupakan program studi gabungan ilmu pendidikan dari ilmu sejarah
  2. Program studi pendidikan Sejarah merupakan program studi antar/interdisipliner, maksudnya adalah penyusunan tesis pendidikan sejarah harus menggunakan teori dan metologi ilmu pendidikan pada satu pihak, pada pihak lain harus menggunakan kaidah-kaidah keilmuan sejarah dalam menggunakan materi sejarah dalam kajian tesis.
  3. Tujuan : a. Pendidikan pengajar bidang studi sejarah pada jenjang pendidikan dasar sampai pendidikan menengah (magister Pendidikan)

B. Objek, Tema dan Isu yang Melarbelakangi Judul Tesis

  1. Objek Kajian mencakup:
  2. Masalah Pendidikan dan Masalah Sejarah
  3. Masalah sebagai Sarana Pendidikan
  4. Masalah pembelajaran sejarah bagi peserta didik dalam pendidikan masyarakat dan bangsa.
  5. Masalah pendidikan masyarakat dan bangsa dari perfektif sejarah
  6. Teori dan Metodologi mencakup
  7. Teori dan metodologi ilmu pendidikan
  8. Teori dan metodologi ilmu sejarah
  9. Teori dan metodologi ilmu-ilmu social
  10. Teori dan metodologi ilmu kebudayaan
  11. Pendekatan interdisipliner ilmu-ilmu social-humaniora

C. Problema, Tema dan Isu-isu penelitian mencakup

  1. Masalah pendidikan dan pengajaran di persekolahan dan luar persekolahan
  2. Masalah pembelajaran sejarah sebagai alat/media pendidikan masyarakat, bangsa dan Negara
  3. Masalah-masalah pendidikan social, politik (civic), ekonomi (wirausaha), kebudayaan, keagamaan, ilmu pengetahuan dsb.
  4. Masalah-masalah pendidikan dan pengajaran dilihat dari perpektif sejarah.
  5. Masalah pendidikan moralitas, mentalitas, spiritualitas, etika, estetika dan religiusitas dalam perspektif sejarah
  6. Penelitian nilai-nilai pendidikan kemasyarakatan dan kebangsaan: nasionalisme, patriotisme, kepedulian social, dan integrasi social
  7. Penggalian nilai-nilai kearifan budaya local sebagai sarana pendidikan masyarakat.
  8. Masalah perdamaian, konflik dan resolusi konflik dalam perfektif pendidikan sejarah.
  9. Masalah nilai-nilai kearifan budaya nusantara digali dari sumber-sumber sejarah local
  10. Masalah-masalah kehidupan social yang dimiliki nilai-nilai pendidikan kesejarahan..
  11. Penulisan tesis: Penulisan tesis dapat dikembangkan dari pemilihan permasalahan, tema dan isu-isu tersebut di atas

D. Contoh-contoh Rencana Tema Tesis

  1. Bu Umi : Kami belum berani mengambil tema-tema prasejarah karena hanya mengandalkan teori.
  2. Kasimannudin : apakah kita sebagai guru mengembangkan nilai apa yang ada pada buku teks tanpa mengembangkannya
  3. Bu Darwati : Masa prasejarah sudah menjalin perdagangan dengan bangsa lain, pengaruh India dalam bahasa, apakah orang Indonesia sudah memiliki bahasa sebelum pengaruh Hindu
  4. Yudi: Bagaiaman interpretasi sehingga sejarah bisa objektif dalam pengajaran sejarah misalnya tentang G 30 S
About these ads